Malam.... jangan pernah datang kepadaku membawa sedih. tersiksa aku dibuatmu....Malam....Melihat engkau, kau begitu gelap,Tapi bagiku kau penerang, Aku berharap kepada bintang dan bulan,agar kiranya tak jenuh temani malam...Dan malam.... Aku ingin menjadi sepertimu, Disisi lain kau gelap, tapi bintang dan bulan tetap setia selalu munyinarimu, Aku sanggup sedih jika akan ada seseorang yang kan selalu menghiburku, Menemaniku sampai gelapku tak hadir lagi....My name is sachrank !!!!
Lencana Facebook
Pages
Recent Post
Categories
- Cinta dan kehidupan (12)
- Culture (11)
- history (20)
- HUMANITY (5)
- Inspirasi kehidupan (33)
- Kesehatan (1)
- Kopi Dan Kehidupan (37)
- Kopi dan Masa Depan (37)
- Pendidikan (38)
- puisi (17)
- sastra (40)
- Song (3)
- Style and religion (20)
- Tips (1)
Total Tayangan Halaman
Senin, 16 April 2012
Belum ada judul
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Popular Posts
-
Perihal April yang telanjang, dan tak punya waktu berbasa-basi.! Assalamu Alaikum. Izin Tuhan, Jika Seno Gumira Ajidarma dengan puisiny...
-
Pohon Lontar atau yang sering di sebut masyarakat di sana Poko' Talak, meruapakan salah satu Jenis pohon serba guna yang sangat ...
-
Mungkin saat itu aku khilaf... Karna dirimu yang tak pernah sadar... Tiada pernah ada kabar angin.... Yang melengkapi keba...
-
- Sedikit Renung Perpindahan adalah peralihan sesuatu dari satu objek ke objek yang lainnya. Dalam s...
-
DAY BY DAY Beberapa medan tempur telah kulewati, telah menunggu gunung untuk kudaki, kerikil bebatuan memperlihatkan dirinya yan...
-
Anda pernah menerima kritik? Saya kira ini lazim dalam hidup dimana hampir setiap manusia pernah mengalaminya dan manusiawi sekali. Dimana ...
-
Kau tau paling riolo kucini riwattungku nia rilino… Angngajaria accini allo… Annyapa pa’mae anjo nusareanga… Tikammami pa’balasa...
-
Achmad Chrisbianto Sachran Hardiyana S. Brad, aku kembali. maaf agak lama yah karena sebelum ini Blog saya tidak bisa terbuka kare...
-
Jika sebuah pertanyaan menghampiri, jawabannya adalah sahabat. Dimana, disitulah saya menaruh harapan dan hidup di sebuah kehi...
-
Duniawi begitu terarah. Sangkala yang mulai pasrah. Rentetan angkara. Iringi wadah. Piluku mulai nikmat. Sekuntum suka cita....
Archive
-
▼
2012
(63)
-
▼
April
(24)
- Minuman Ballo khas jeneponto
- Tak terkesan
- Jalan Kaki sebagai budaya asli Indonesia
- Ujung Pandang Menjadi Makassar
- "Siri' na Pacce" sebagai Testimoni Sejarah Budaya ...
- Perilaku Organisasi
- Eksistensi Bahasa Indonesia di tengah Ancaman Pemb...
- Demonstrasi Sebagai Simbol Perlawanan
- Eksploitasi Industri Film Horor di Indonesia
- eLTIM (Lintas Transformasi Intelektual Mahasiswa) ...
- Jejak-Jejak Sebuah kata Labil
- Between Two Options
- Ibu pencetak manusia yang bermakna
- Belajar bangun dari sebuah kritikan
- Pribadi yang konsisten
- Ketika sastra menyingkap sebuah fakta
- Mereka yang tak merasakan bangku sekolah
- Selalu hadir namun tak bisa nampak
- Aku Ingin Hidup Seribu Tahun Lagi
- Kehidupan Manusia bermuka bidadari
- Perasaan orang-orang yang tidak menikah sepanjang ...
- Belum ada judul
- Temani Langkahku Menempuh Jalanku
- Sahabat sebagai kaki tangan tuhan
-
▼
April
(24)
Labels
- Cinta dan kehidupan (12)
- Culture (11)
- history (20)
- HUMANITY (5)
- Inspirasi kehidupan (33)
- Kesehatan (1)
- Kopi Dan Kehidupan (37)
- Kopi dan Masa Depan (37)
- Pendidikan (38)
- puisi (17)
- sastra (40)
- Song (3)
- Style and religion (20)
- Tips (1)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar