Minggu, 01 Juli 2012

Kisah Cintaku (Persembahan Terakhirku untuk Dirimu)

 OLEH:SURIADI FBS UNM


Kisah ini bermula pada awal kuliah di kampusku tercinta Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar. Seperti biasanya para mahasiswa baru masih was-was karena belum mengenal seperti apa kultur yang berlaku di kampus. Mereka merasa takut dengan para senior (sebutan untuk orang-orang yang angkatannya lebih tua dari kami). Ketakutan itu wajar-wajar saja, karena keadaan kampus memang seperti neraka bagi mahasiswa baru. Banyak senior yang suka berbuat iseng, memintai uang kami, dan berkata kasar dan kotor, tentunya kami hanya bisa pasrah saja karena takut dipukuli.

Hal Itu, berjalan setiap hari dan kadang membuatku berpikiran untuk berhenti kuliah dan berencana untuk membalas sakit hati kepada mereka di luar kampus. Tapi aku tidak mau cara pengecut seperti itu. Karena aku dilahirkan dari keturunan yang disegani dikampungku dan dalam darahku mengalir darah leluhurku, keberaniannya menjadi teladan kami Arung Palakka sosok yang begitu disegani oleh setiap kalangan, etnis, suku yang mengenal atau mengetahui kisah perjuangannya dalam mempertahankan daerah kekuasaannya dari kerajaan lain yang ingin merebutnya.
***
Dilain hari, seusai belajar mata kuliah IAD salah satu senior memintaiku uang dan juga menyuruhku memintai uang teman-temanku, dengan santai aku mengatakan” aku tidak punya uang dan teman-temanku juga”. Dia langsung keluar, mungkin dia tersinggung dan marah, tapi aku tak peduli. Bodoh amat.
Ketika kami sedang menunggu dosen yang mengajar dalam ruangan. Tiba-tiba dia datang memanggilku dan juga teman-temanku. Katanya kami dipanggil senior yang lebih tua. Kami mengikutinya masuk ke ruangan belakang kantin. Dan disitu kami dipukuli oleh orang-orang yang bikin kami ngeri menatapnya berambut gondrong. Aku sangat tidak terima ditampar dan dipukuli secara gratis, belum pernah aku diperlakukan seperti ini.
Setelah jam mata kuliah selesai, aku segera pulang ke kos untuk memberitahukan bapak kosku kalau aku dipukuli di kampus. Dan aku tidak terima itu, aku ingin melapor ke polisi. Sebelum ke kantor polisi aku menelpon kakak sepupuku yang angkatan 2007, mantan presiden BEMJ bahasa inggris. Diapun menanyakan apa masalahku dan akupun menjelaskannya. Dia melarangku tuk melapor dipolisi karena katanya itu akan tambah memperumit keadaan. Tapi aku tetap ingin melapor kecuali kejadian ini tidak akan berulang lagi. Dan dia mengiakan itu, jadi aku tidak jadi melapor ke polisi.
Setelah itu, dia datang menemuiku. Kemudian membawaku ke rumah salah satu temannya, yang ternyata senior angkatan 06. Disana aku berkenalan dengan kak Dicky(06), kak Rezky (07), kak Rendy (09) dan yang lainnya.. Mereka menjelaskan bagaimana keadaan kampus sebenarnya, tentang para senior yang di DO yang berjuang agar DPP 2011 ditiadakan kini harus berhenti kuliah, dan itu menjadi alasan mereka bertindak seperti itu. Karena mereka jengkel melihat adik-adiknya yang tidak tahu terima kasih. Mengetahui itu, aku merasa bangga telah dipukuli mereka. Aku menganggap itu sebagai tanda kalau mereka menganggapku saudara dengan teguran kecil mereka. Dan aku juga akan memperlakukan mereka sebagai saudaraku.
Ketika ingin pulang kekos kami tabrakan dengan pengendara motor cewek cina karena dia salah jalur. Kami sama-sama terlempar, tapi kami tidak ada luka hanya spion motor yang patah. Berbeda dengan dia, telapak kakinya robek dan harus segera mendapat pertolongan, karena kasihan, kami pun menolongnya. Dan segera membawanya ke Rumah sakit.
Setelah membawanya ke RS dan menungguinya sampai kakinya selesai dijahit. Kami pun bicara dengan kakaknya, bukannya mereka berterima kasih karena kami telah menolong adiknya. Dia malah meminta ganti rugi perawatan, kami pun menolak karena adiknya yang salah, dia yang salah jalur. Dia mengakui adiknya salah, tapi juga menyalahkan kami karena kami mengendarai motor tanpa perlengkapan. Dan jika kami tidak mau membayar maka dia akan melapor kepada kerabatnya yang polisi. Kami tidak menanggapinya karena mengira mereka cuman menggertak. Tapi ternyata dia benar-benar menelpon polisi itu, jadi kami terpaksa membayar biaya perawatannya karena takut motor yang akan disita. Kami sangat jengkel dan menyesal menolong orang cina itu jeleknya lagi mukanya, kayak tokkek melayang. Dasar orang cina dalam hal apapun selalu mencari keuntungan dan sangat kikir mengeluarkan uangnya, pantesan cepat kaya liwa sekke kata orang bugis.
***
Esok harinya aku dan temanku (Arif) ke rumah kak Rendy untuk sekedar cerita-cerita, sampai malam kami disana. Ketika mau makan malam, Arif dan kak Rendy keluar membeli Lauk. HP kak Rendy yang sedang di cas berdering, ada sms yang masuk. Aku pun membuka pesan itu dan juga membaca pesan masuk lainnya. Aku mendapati sms dari seorang perempuan yang bernama Nur yang merupakan satu angkatanku, aku mengetahui itu karena nama kontaknya 011 Nur. Entah kenapa hatiku tergerak untuk mengambil Nomor HP Nur tentunya tanpa sepengetahuan kak Rendy.
Selang beberapa waktu Arif dan kak Rendy pun datang membawa lauk. Dan kami segera makan, selesai makan aku mengirimkan pesan pendek kepada Nur. Dalam smsku aku pura-pura salah kirim dan dia pun membalasnya. Dari situ aku mengetahui kalau dia ternyata kos disamping kosanku, dan dia sama jurusan denganku namun beda kelas. Aku kelasa A dan dia Kelas C. Ini menjadi awal perkenalanku dengannya.
Beberapa saat kemudian, kak Rendy mengajak kami kerumah temannya, Kak Ammar. Disana aku main game dengan Arif. Tak kusadari ternyata Kak Rendy membuka Inboxku dan mengetahui kalau aku dan Nur smsan. Dan dia juga sms Nur serta menembaknya pakai nomorku dan ditolak. Setelah itu, dia menanyaiku dimana aku kenal dengan Nur. Aku cuman bilang kalau aku pernah salah kirim sama dia dan akhirnya smsan sampai sekarang. Dan Kak Rendy mengatakan padaku kalau tadi dia menembak Nur dan dia ditolak. Akupun tidak terima hal itu. Aku tidak terima penolakan dalam hidupku apalagi oleh seorang cewek. Meski bukan aku yang tembak dia. Tapi nomorku yang dia pakai dan pasti Nur berpikiran kalo aku yang menembaknya. Aku pun sms dia dan meminta maaf kepada Nur kalau bukan aku yang tembak dia tapi kak Rendy. Dan mulai saat itu aku berjanji dalam diriku kalo aku akan menaklukkan perempuan ini.
***
Besok paginya sebelum ke kampus, aku mulai sms Nur dan mengatakan kepadanya kalau aku sebenarnya memang sayang sama dia. Tapi dia ragu, dia kira kak Rendy lagi yang kerjain dia. Aku pun meyakinkannya kalau aku benar-benar cintainya dan ini aku bukan Kak Rendy. Diapun percaya dan meminta waktu tuk berpikir. Aku mengatakan padanya jangan terlalu lama. Dia meminta waktu 7 hari. Aku mengatakan aku tidak bisa menunggu selama itu dan akhirnya dia meminta 3 hari, akupun mengabulkannya.
Sepulang dari kampus aku kembali sms dia, aku bilang tidak bisa menunggu sampai tiga hari aku maunya sekarang. Dan dia menyuruhku menelpon. Akupun telpon dia dan meyakinkan kalo ini aku bukan kak Rendy, aku benar-benar sayang sama dia. Dan ingin menjadi pacarnya. Dia pun percaya kepadaku karena katanya dialek boneku sangat kentara. Akhirnya dia menerima cintaku sore ini, sabtu 15 oktober 2011 dengan satu syarat, aku harus mengubah status lajangku menjadi berpacaran sama dia dengan alasan agar tak ada lagi senior yang mendekatinya. Akupun menyanggupinya.
Aku merasa senang sekaligus merasa bersalah kepadanya. Karena sebenarnya , aku memiliki satu pacar disini dan dua di Bone yakni Nhya yang kuliah di UMI dan yang di bone bernama Irma yang baru kelas 2 SMA dan Ranhy yang kelas 3 SMA. Inilah diriku yang sebenarnya penuh dengan kebohongan, kepura-puraan dan membohongi mereka semua. Karena aku belum percaya kepada mereka kalau mereka benar-benar sayang aku apa adanya. Hal Ini karena aku pernah disakiti oleh mantandku dulu dan sekarang menjadikanku seperti ini,. Prinsipku lebih baik menyakiti daripada disakiti karena sakit yang diberikan sangat menyayat hati Meski hati kecilku berkata itu salah.
Aku tetap menjalani hari-hariku dengan Nur tanpa dia tahu semua kebohonganku. Namun dari hari ke hari, aku mulai care sama dia. Karena dia begitu perhatian padaku dan membuat rasa rinduku dengan Nhya memudar. Nhya adalah pacarku yang paling kusayang namun semenjak aktif kuliah dia mulai jarang menghubungiku dan itu membuat rasa sayangku mulai terkikis dan menambah koleksi pacarku. Tentunya tanpa sepengetahuan Nhya dan pacarku yang lainnya.
***
Pada suatu hari, karena sesuatu hal aku memutuskan Nur. Itu aku lakukan untuk melindunginya dari sesuatu keinginan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Dan diapun membenciku dengan keputusanku itu. Kemudian, Kakak kosku menjelaskan ke dia kenapa aku bisa memutuskannya. Akhirnya dia bisa mengerti. Sebenarnya aku tidak rela melepaskannya karena aku mulai care sama dia. Tapi tak apa, kan aku masih bisa smsan dan telponan sama dia meski tanpa status.
Dan beberapa hari kemudian, aku memacari teman kelasku (Nada) yang merupakan primadona di kampusku. Aku kagum sama dia, dia begitu anggun, lembut tutur katanya, dan juga begitu alim. Laki-laki mana coba yang tidak tertarik padanya. Aku menyembunyikan hubunganku dari kak Ammar. Karena dia begitu suka dengan Nada tapi ternyata tetap ketahuan. Kukira dia akan marah kepadaku, ternyata tidak. Aku merasa lega karena aku tidak mau kak Ammar membenciku. Dia telah kuanggap sebagai kakakku. Dan ini juga sampai ditelinga Nur. Dia pun kecewa dan aku mengatakan kepadanya kalo aku cinta dia dirinya. Aku tidak bisa memilih antara dia dan nada. Akhirnya dia percaya lagi kepadaku, kamipun kembali pacaran tanpa sepengetahuan orang-orang, backstreet kata nenekku. Dan agar kami tidak ketahuan kami sepakat tuk memiliki panggilan sayang, aku memanggilnya kalong dan dia memanggilku kambing pake nama binatang hehehe....
***
Ketika hari liburan idul adha aku pulang kampung, dan jarang menghubungi Nur karena jaringan disana jelek. Akhirnya dia meminta putus, itu membuatku sangat jengkel sama dia dan mengatakan kepadanya untuk tidak menghubungiku lagi. Dan Pada saat hari raya idul adha, Nada tidak mengirimkanku ucapan hari raya. Aku pun merasa tak dianggap dan kuputuskan tuk mengakhiri hubunganku dengannya. Karena dia begitu cuek dan tak pernah mempedulikanku. Dengan itu semua hari-hariku terasa sepi tanpa Nada dan juga Nur. Apalagi Nhya tak pernah menghubungiku lagi. Dan aku menganggap hubunganku dengannya juga berakhir. Jadi cuman ada Irma dan Ranhy. Tapi kedua pacarku ini pemikirannya terlalu kekanak-kanakan maklum anak SMA.
Akhirnya pada tanggal 11-11-2011, untuk mengabadikan tanggal cantik itu, aku menembak cewek sekampusku yang bernama Aulia. Aku sebenarnya cuman iseng, karena cuman ingin mempunyai pacar ditanggal cantik itu. Dan ternyata Nur juga memiliki pacar pada tanggal itu. Aku mengetahuinya secara tidak sengaja pada saat buka FB. Di berandaku muncul pemberitahuan syam ceyoudz mengganti status lajangnya menjadi berpacaran dengan Ammhy Rezzek. Aku sangat sakit hati mengetahui itu,. Ternyata dia memutuskanku hanya karena laki-laki seperti itu. Aku tidak terima, aku jauh lebih gagah daripada laki-laki itu, mukanya tua sekali kayak bapak-bapak. Aku tidak habis pikir kenapa Nur mau pacaran sama dia. Dah minus kali matanya...hohoho
***
Setelah hari libur idul adha usai, aku kembali ke Makassar untuk kuliah. Hari-hariku di kampus berjalan seperti biasanya. Sepulang dari kampus aku dikagetkan dengan anak ibu kosku yang mengatakan kalau tadi Nur sama pacarnya ketemu di depan. Dan muka Nur dibelainnya. Mengetahui itu, hatiku seakan teiris sayatan sembilu. Akupun segera menelpon Nur dan memastikan itu. Ternyata benar, aku merasa sangat sakit hati, dan aku menanyakan kepadanya apa dia tak memiliki perasaan lagi kepadaku. Aku sedikit senang karena dia mengatakan kalau dia masih sayang padaku. Dan aku menyuruhnya untuk memutuskan pacarnya dan mengajaknya balik kepangkuanku. Namun dia tidak bisa karena tidak punya alasan untuk memutuskannya. Aku tidak menyerah untuk itu. Aku tak sudi menerima penolakan. Pertama-tama aku memutuskan Aulia karena aku memang tidak punya rasa sama dia.
Hari berikutnya aku kembali buka FB dan mendapati perubahan statusnya menjadi lajang. Aku merasa senang sekali. kemudian aku menelponnya dan menanyakan kepadanya apakah dia putus sama pacarnya. Ternyata tidak, aku agak kecewa. Tapi aku membujuknya tuk balikan denganku dan menyuruhnya untuk memutuskan pacarnya. Namun dia tetap tidak mau. Tapi aku terus membujuknya dan meyakinkan padanya kalo aku benar-benar sayang sama dia. Akhirnya dia mau jadi pacarku lagi dan segera memutuskan pacarnya. Kemudian aku mengembalikan status berpacaranku sama dia lagi di FB. Aku kembali menjalani hari-hariku dengan Nur, tanpa dia tahu kalo sebenarnya aku masih pacaran dengan Irma dan Ranhy, serta Nhya yang masih gantung. Dia sama sekali tidak mengetahui itu, karena aku lihai dalam permainan cinta. Maklum buaya ungu.
***
Pada suatu hari, aku jatuh sakit dan dibawa ke Rumah Sakit untuk dirawat. Kata dokter aku terkena gejala types. Dan aku harus dirawat inap. Aku menelpon orangtuaku dan mereka mengatakan akan segera datang menjagaku. Tapi aku mengatakan tidak usah karena dah ada temanku yang jaga. Karena aku tahu mereka di sana lagi sibuk-sibuknya bajak sawah yang menjadi sumber hidup dan kuliahku. Kalo mereka kesini pekerjaannya akan terbengkalai, jadi aku melarangnya datang. Lagian penyakitku nggak parah kok. Cuman sebatas gejala. Tapi mereka menyuruhku pulang kalo sudah sembuh.
Selama di Rumah sakit, Nur yang begitu sabar dan setia menemaniku, merawatku, menyuapiku disaat makan, membelikanku makanan, dan bermalam di Rumah sakit menjagaku. Dia begitu tulus merawatku dan sangat perhatian padaku. Tiap pulang kampus dia langsung ke rumah sakit menemaniku. Ini membuat mata hatiku terbuka. Dapat melihat mutiara yang terpendam di dalam lubuk hatinya. Aku pun berjanji dalam diriku untuk setia dan mempercayakan hatiku padanya. Aku segera memutuskan semua pacarku karena aku takut ketahuan Nur dan kehilangan mutiara hatiku. Awalnya Irma dan Ranhy tidak mau. Tapi aku tetap memutuskannya karena aku dah tidak mau menjalani hubungan dengan kebohongan dan akhirnya mereka menerima keputusanku asalkan aku bahagia kata mereka. Cuman Nhya yang tak ada respon segera kutelpon dia tapi nomornya nggak aktif. Mungkin dia dah ganti nomor karena memang dah lama nomornya tidak aktif.
Sekarang aku telah mengorbankan semua perempuan yang tulus kepadaku demi dia. Aku telah percayakan sepenuh hatiku padanya. Tapi aku berharap agar dia tak pernah mengecewakanku. Karena itu, akan membuatku hidupku hancur. Dia telah mengubahku menjadi baik lagi. Dan aku dah buat komitmen untuk selalu setia sama dia. Dan juga akan selalu berusaha untuk tidak akan mengecewakannya.
Setelah merasa kesehatanku membaik aku meminta dokter untuk mengijinkanku pulang. Sebenarnya aku belum dibolehkan keluar tapi aku tetap ngotot mau pulang ke rumah. Akhirnya mereka mengijinkan. Sesampai di rumah aku mengabari dindaku (panggilan sayangku tuk Nur) kalo aku dah keluar. Dia pun sangat senang. Dan aku menyuruhnya datang ke kosanku, aku kangen banget sama dia. Dia bilang akan datang kalo dah pulang kuliah.
Semenjak hari itu, aku benar-benar menemukan dan mengerti tentang arti cinta sesungguhnya, menikmati indahnya cinta bersama dia, begitu sempurna hidupku karena kehadirannya. Meski terkadang kami sering bertengkar tapi itu menjadi seni tersendiri dalam hubungan kami. Bahkan sering putus nyambung tapi hanya sebatas satu hari saja. Karena kami sama-sama saling membutuhkan satu sama lain, saling melengkapi kekurangan masing-masing.
Dan ketika final selesai dan kami libur, aku kembali ke kampung dan begitupun dia. Aku sangat merindukannya. Sungguh sepi hari-hariku tanpa celotehnya, cubitannya dan yang lainnya. Meskipun aku sangat sibuk di kampung aku tetap selalu kabari dia. Karena terasa kosong dalam sehari tidak ada kabarnya. Aku benar-benar dicekam kerinduan yang teramat sangat.
***
Suatu hari, bapak temanku meninggal. Dan dia meminta kami(teman kelasnya) datang ke rumahnya. Akupun janjian dengan Ahmad ketua tingkatku untuk sama-sama ke Soppeng sekaligus menemui kekasihku tercinta. Ahmad datang ke rumahku dan aku meminta isin kepada orangtuaku tuk pergi. Awalnya mereka tidak mengijinkan karena banyak pekerjaan yang harus kukerja. Tapi aku terus merengek, akhirnya aku diijinkan juga. Aku sangat senang dan jadilah aku ke Soppeng. Kami terus kerumahnya Arif, dan istirahat sejenak melepas lelah setelah perjalanan jauh.
Setelah beberapa saat istirahat, aku menyuruh Ahmad menghubungi Yathie untuk ke rumahnya Arif sekaligus Jemput kekasihku tersayang. Dan aku segera mandi. Selesai mandi, mereka pun datang. Aku segera menemui pacarku dan melepas rindu. Setelah itu barulah kami ke rumahnya Yathie tuk makan. Aku memamer kemesraan di sana. Aku menyuruh Nur tuk menyuapiku hingga membuat orang-orang disitu pada iri. Hehehe.
Setelah makan kami pergi ke bendungan, menikmati panorama yang tersedia sekaligus foto-foto dan tentunya aku bermesraan dengan pacarku. Hingga membuat Ahmad, Yathie dan Arif pada cemburu. Hehehe… setelah hari mulai sore Nur ingin pulang, aku sedikit kecewa juga sich. Karena terasa sebentar sekali bersama dia dan sekarang dah mau pulang. Tapi aku menyuruhnya tuk temuiku di rumahnya Arif besok pagi. Aku dan Ahmad pun segera pulang ke rumahnya Arif, kami bermalam disana.
***
Besok paginya, aku menelpon pacarku untuk segera datang menemuiku. Aku ingin ketemuan dengannya sebelum pulang ke rumah. Awalnya dia bilang tidak bisa karena lagi bikin kue tuk dibawa ke Makassar. Tapi aku bilang sama dia “kalo memang kamu benar-benar sayang sama aku. Kamu harus kesini. Karena aku dah jauh-jauh dari kampung datang kesini tuk ketemu sama kamu, tapi setelah sampe disini, kamu malah ndak mau ketemu sama aku, buktikan kalo kamu sayang aku”. Akhirnya dia mau juga, dia pun datang temui aku di rumahnya Arif. Aku melepas rindu dengannya, berbagi sayang dan cinta. Setelah hari mulai siang aku pun menyuruhnya tuk segera pulang, karena aku dan Ahmad ingin kembali ke rumah. Aku sangat senang dah ketemu dia, rasa rindu yang menggerogotiku dah terobati, aku makin sayang dan cinta sama dia.
Setelah sampe di rumah aku segera mengabarinya. Dan muncul lagi rasa rinduku padanya. Tapi aku menikmati rasa rindu ini, karena rasa ini akan terobati kalo aku dah ke Makassar nanti. aku dah merasa dia itu adalah tulang rusukku. Aku ingin dia yang jadi pendamping hidupku. Dan aku merasa sangat senang karena dia juga menginginkan aku jadi pemimpinnya. Yang membuatku merasa sangat beruntung memilikinya, dia mengatakan kepadaku bahwasanya dia tak akan pernah meninggalkanku dan akan selalu setia kepadaku. Bahkan jika aku meninggal dia tidak mau menggantikanku dengan yang lain. Dan memilih hidup sendiri di dunia dan akan menemuiku diakhirat. Mendengar itu aku sungguh sangat bahagia. Moga-moga itu bukan sekedar bualan saja. Aku sungguh bersyukur kepada Tuhan telah dianugrahkan cinta seindah dirinya.
Ketika hari libur usai, aku kembali ke Makassar. Dan ketemu sama dia. Memadu kasih dengannya. Dan aku berkeinginan untuk membelikannya sebuah cincin. Untuk menjadi tanda cinta kami. Aku pun meminta kakak kosku yang telah ku anggap kakakku sendiri tuk menemani kami pergi beli cincin. Dan dia pun bersedia, akhirnya Kami pergi beli Cincin. Setelah sampai, aku memilih model cincin dari sekian banyak pilihan. Aku pun memilih salah satu yang menurutku lebih bagus motifnya diantara yang lainnya. Tetapi terasa lucu juga. Karena penjual cincinnya mengira kami suami Istri. Mungkin dia mengira kami pengantin baru. Mmm,,,tapi tak apa memang kami berharap bisa bertahan sampai ke pelaminan. Amin..!!!!
Setelah cincin diukir dengan nama dan tanggal jadian kami. aku pun membayarnya dan segera pulang. Sesampai di kos aku memasangkan cincin kepada dindaku dengan mengucapkan“Dinda…, Cincin ini menjadi pengikat cinta diantara kita ,”. Lalu aku mencium keningnnya. Aku merasa dia telah jadi milikku seutuhnya dan begitupun sebaliknya. Dan setelah dia juga memasangkan cincin ditanganku. Kami berikrar akan selalu sama-sama baik suka dan duka, akan melewati masalah sama-sama, dan akan sehidup semati dalam dunia dan akhirat kelak.
Sejak saat itu , cinta kami makin kental, chemistry kami semakin kuat. Kami selalu sama-sama, pergi jogging ke benteng, online ke kampus MIPA, dan Setiap kegiatan yang kulakukan hampir selalu ada dia, RAB eLTIM, Ngamen tuk Baksos, dan pergi baksos ke Bulukumba. Meskipun disana kami sering bertengkar, tapi kembali baikan lagi. Dan banyak siswa SMAN 2 Bontotiro mengetahui hubungan kami terutama dek Rahma, Rina, Andha dan yang lainnya. Begitupun dengan senior-senior mereka telah mengetahui hubungan kami dan ada guratan rasa iri di kelopak mata mereka. Hehehe…
Sepulang baksos, kami bertengkar lagi. Putus nyambung dan itu terjadi berulang kali. Dan aku hampir kehilangannya karena dia mengira aku menjalin hubungan khusus dengan salah satu teman totaliterku. Tapi aku meyakinkannya kalo di hatiku hanya ada dia, dan aku tidak akan sampai hati mengkhianati cinta kami. akhirnya hubungan kami kembali membaik seperti biasanya. Kami makan bersama, menyuapiku dengan nasi goreng bikinannya.. Mencucikan pakaianku. Kerja tugas sama-sama. Hari-hariku begitu indah bersamanya. Aku sungguh sayang banget sama dia dan tak ingin kehilangaannya.
Akan tetapi tepat tanggal 22 juni 2012, dimana hubungan kami telah mencapai 8 bulan 1 minggu. Hubungan kami harus kandas karena sesuatu hal yang tidak bisa kumengerti. Yang seharusnya bisa kami selesaikan bersama. Seperti ikrar kami dulu bahwasanya setiap masalah akan kita selesaikan sama-sama. Akan tetapi dia dah kukuh tuk mengakhiri hubungan kami. dan tidak mau berurusan denganku lagi. karena menurutnya aku adalah parasit di hidupnya.
Keputusannya itu membuatku merasa sangat terpukul. Tapi aku harus bisa menerima kenyataan bahwa kekasihku tak lagi mengharapkan kehadiranku. Aku hanya bisa pasrah dan mengikhlaskan kepergiannya. Yang terpenting buatku, aku telah membuktikan keseriusan dan ketulusan cintaku sama dia. Akan sangat sulit melupakan kenanganku sama dia. Terlalu banyak keindahan yang telah kulalui selama 8 bulan bersamanya.
Meskipun aku pasrah dengan semua ini, bukan berarti aku berhenti mencintai dan menyayanginya namun aku memberi kesempatan kepada orang lain tuk membahagiakannya. karena aku sadar bahwasanya aku tidak akan pernah bisa membuatnya bahagia. Dan kebahagiaan itu akan bisa dia dapatkan jika bersama dengan yang lain. Karena aku hanya bisa membuatnya menangis, menderita. Memang benar katanya aku adalah parasit buat dia. Aku ikhlas akan kepergiannya. Biarlah luka hati kutanggung sendiri asalkan bisa melihatnya bahagia. Aku akan senantiasa tersenyum dibalik tangisan hatiku dan menikmati rasa sakit ini. Karena dia telah mengubah prinsipku menjadi lebih baik tersakiti daripada menyakiti. Terdengar konyol memang tapi inilah jalan cintaku. Dan aku percaya penderitaan akan membuat seseorang makin dewasa.
Kisah cintaku dengannya tidak seperti yang kuharapkan, sangat bertolak belakang dengan ikrar dan komitmen kami. Aku tidak percaya dengan semua ini. Padahal sebelumnya hubungan kami baik-baik saja, dan aku sempat ketemuan dengannya, bermesraan, bercanda dan ketika tantenya telpon dirinya, akupun pamit kepadanya tuk ke basecamp. Dan sesampai di basecamp dia menelponku kembali, kami masih mesra seperti biasanya bahkan sempat menciumku. Tapi selang beberapa saat dia langsung marah karena sesuatu hal. Aku memaklumi kemarahannya tapi yang tidak bisa ku mengerti kenapa dia sampai hati memutuskanku hanya karena masalah seperti itu. Padahal aku bilang akan membantunya. Tapi dia tidak mau dan mengakhiri hubungan kami. Aku hanya bisa pasrah dengan keputusannya.
Setelah dia mengembalikan cincinku, aku telah berjanji tuk tidak mengusik hidupnya lagi. dan aku akan pergi jauh dibalik bayang-bayang cintaku. Aku percaya jika memang dia benar-benar mencintaiku seperti yang pernah dia katakan, dia pasti akan kembali kepadaku. Tetapi jika sebaliknya aku akan mengikhlaskannya dan pasrah pada kenyataan. Karena cinta memang tak mesti memiliki.
Namun beberapa hari setelah itu, tepatnya 30 Juni 2012 (kemarin). Aku begitu senang karena dia menelponku. Begitu damai hatiku mendengar suaranya. Suara yang selalu aku rindukan dalam siang dan malamku. Akhirnya kami kembali berkomunikasi. Dan kami balikan saat itu dan kami kembali seperti semula, saling cinta, saling sayang dan aku menyuruhnya tuk segera ke makassar, karena waktu hari putusku dia balik ke Soppeng. Aku sudah tak sabar ingin ketemu dengannya.
Akan tetapi, kebahagianku langsung sirna. Ketika dia mengatakan kalo belakangan ini dia berkomunikasi dengan mantandnya. Aku sungguh tidak menyangka dia setega itu. Kebahagiaanku seketika hilang dan berubah menjadi kekecewaan yang teramat sangat. Aku tak bisa menerima semua ini. Aku tak bisa memaafkan perbuatannya. Dan kuputuskan tuk mengakhiri hubungan kami. Aku tak sanggup menjalani hubungan dengan perempuan yang masih tetap tak bisa melupakan bayang-bayang masa lalunya. Dan bermain dibelakangku. Maka kuberikan dia kesempatan tuk kembali menjalin cinta dengan mantand terindahnya. Aku tak mau jadi pelarian lagi. Sudah cukup luka hatiku.
Selamat jalan kekasih terindahku yang berujung perih. Kisah kita yang sungguh indah, kini semua telah berakhir. Aku tak bisa menjalani Dua Cinta dalam satu hati. Pergilah dan Bahagialah bersamanya. Meskipun ini membuat hatiku terasa ditikam begitu dalam hingga membuatku tak berdaya. Akan tetapi aku harus bisa menerima bahwa memang tidak ada kisah yang sempurna, seperti yang selalu diimpikan dan mimpi tak selamanya akan jadi kenyataan. Dan Insyaallah akan kucoba jalani semua ini dan menikmati rasa sakit ini.
***
Kutulis ini disaat tersedih, Tulisan ini kupersembahkan untukmu sebagai yang terakhir. Makasih untuk waktu, kebaikan, kesabaran, kesetiaan dan cintamu selama ini. Tak akan pernah kulupa. Aku akan selalu mendoakan kebahagiaanmu. Moga-moga kau akan terus bahagia dengannya. maaf kalo selama ini aku tak pernah membahagiakanmu. Seperti inilah diriku. Jauh dari kesempurnaan. Hanya satu pintaku jangan pernah lupakan kenangan kita. Selamat tinggal dinda. Hanya waktu yang bisa mengerti betapa berat perpisahan ini. Semoga cerita kita tetap menjadi yang terindah.

Jumat, 29 Juni 2012

Berbenah diri disetiap arogansi nilai-nilai negatif

    
      Tak pernah ada pikiran sebelumnya, tak pernah ada maksud untuk yang kujalani sekarang...
Mungkin karena motivasi yang hadir dan maksud yang mampu mengalahkan apa yang sudah menjadi kebiasaan dalam segi kepribadian dalam problematika hidup yang tiada henti menangisi atas apa yang telah terjadi di masa lalu....
Sekarang bahagia dan hal positif adalah kawanku... tapi lawan bagi hal-hal negatif yg ada di masa dulu....
     Semuanya karena saya tak mampu menerima hal negatif dimasa sekarang ini...
Labil sedikit, tapi mampu menganalisis apa yang ada adalah kunci utama sebagai peganganku sekarang...

Sekarang aku berada di pertengahan jalan setapak penuh kerikil yang terjal...
perumpamaan bagaimana aku yang ada sekarang....

     Inspirasi datang karena aku ingin mencari... inisiatif penuh makna dan sangat bermakna, datang karena ku mencari di setip perjalanan yang melelahkan... tapi tak aku keluhkan !!!!
Berikan aku sebuah arti kesederhanaan yang menjadi tujuan dari kepribadian saya ini....

Tak mampu berkata namun tak tahu bisa aku jalani...
Kini telah aku jalani, kebahagiaan telah menyapa untuk membuka pintu untuk saya agar bisa bertegur sapa untuk kemudian kutemani selamanya tampa ada dusta yang ingin menyebar menjadi masalah yang tak mampu saya atasi....
Tuhan sekarang adil,,, tak seperti periode masa laluku... Tak tau apa arti semuanya, yang jelas aku rasakan dan aku nikmati semasa masih ada untukku,,,,



    Masa kecil yang penuh arti dan kesan bahagia, kini menjadi dejavu di hidupku sekarang...
Walau tak sama persis, setidaknya tolak ukurku disini adalah kebahagiaan itu hadir kembali yang hanya kudapatkan di masa kecil,,,
Pernah ada ucapan ketidak adilan tuhan terucap saat itu, tapi percayanya aku akan hal itu ada di saat sekarang... terlambat tapi keyakinan tak pernah ada yang kuanggap telat....

   Aku siap belajar bagaimana strategi yang biasa di jadikan cemohan untuk memotivasiku...
Kau berikan ketentuan takkan menjadi maslah, yang menjadi masalah ketika rasaku menyapamu lantas tak ada respon untuk itu....
Menunggu akan menjadi bahagia ketika semuanya sejalan dan senasib dengan harapanku...
Karena harapanku hanya satu, cobalah mencintaiku jika ada kepastian kau akan bahagia,,,,
Tapi tinggalkan aku ketika kau tak akan mendapatkan apapun dariku....!!!!

AKU HANYALAH JALAN AGAR KAU BAHAGIA....
WALAU ITUPUN BELUM PASTI.... KARENA HANYA SEATAS HARAPAN, YANG SEDIKIT MENGHAMPIRI KONGKRIT....!!!!

                                                    Masaku dulu, masaku sekarang adalah semuah kebahagiaan dari ku yang           di berikan tuhan, sebab semuanya penuh warna yang akan kuceritakan kepada mereka yang kusayang nantinya !!!!

Artikel asli non Copas From my self  : Achmad chrisbianto sachran , Business english C FBS UNM 011'


Selasa, 26 Juni 2012

Cintaku baru bangun (Perjuangan cinta sang buaya ungu)

Ketika mentari mengintip malu-malu di ufuk timur. Sang fajar pun menyapaku dengan senyuman yang melelehkan hati sanubariku. Aku terbangun dan mengintip di balik jendela kamarku. Tidak sengaja mataku menangkap bayangan sesosok perempuan yang begitu anggun. Sorot matanya begitu indah seakan menghipnotisku  untuk terus memandangnya. Tidak tersadarkan kuterbuai olehnya. Tak lama kemudian ia menghilang dari jangkauan pandangku. Sesaat kulirik jam tanganku, ternyata jam sudah menunjukkan pukul 07:45. Sial..., aku terlambat karena bidadari kesasar itu. Entah siapa dia hingga bisa menguasai benang-benang akal dan urat-urat saraf logikaku serta menguasai pikiranku yang terus penasaran ingin menatapnya lagi dan lagi. Sungguh aku penasaran dengan sosok perempuan itu. Ahh.... aku membuang dia dari benakku. Aku harus segera mandi untuk pergi ke kampus, Kampus tercintaku kampus ungu tempat sandaran para buaya ungu.
    Setelah mandi, kupakai pakaian kebesaranku yang telah kusetrika dan kugantungkan dibalik pintu kamar. Dengan parfum murah yang kucampur-campur untuk menghasilkan wangi yang mahal (mahal_buatan.com). Karena kebanyakan perempuan menyukai para malaikat-malaikat wangi dan sangat membenci pria “samanta” sakkulu mana tahan, kata ibu kosku. Kurapikan rambutku dengan susah payah (agak memaksa siiiihhhhh) menyerupai model harajuku  kata orang jepang, yang  kata orang indonesia ini model rambut jatuh. Kata teman-temanku ini model rambut para boyband korea. Dan juga salah satu personil Smash boyband pertama indonesia yang begitu melegit saat ini, Bisma karisma juga memakai model ini yang agaknya mirip-mirip banci sihhh, tapi gak papalah yang penting disukai banyak wanita. Padahal kalau dipikir-pikir aku lebih gagah daripada Bisma Karisma, Adhy sang Buaya Ungu gitu lohhh (Ngeeeeekkkkk). Yah... itu sih kalau dilihat dari menara Eifel. Segera kuraih ransel dan mengunci pintu kamarku. Kemudian kupakai sepatu khas mahasiswa rantau buluk, robek, + kotor. Dan segera berlari-lari kecil ke kampus. Yah Maklum........ Aku tidak dikasih motor orangtuaku karena jarak kosku dengan kampus sangatlah dekat dan alasan lainnya agar aku tidak keluyuran kesana kemari, anak  Mami,,,tapi biarlah yang penting punya orangtua. Namun tanpa motor, itu sangat membuatku tersiksa. Masalahnya adalah susah dapatkan P.A.C.A.R. Karena rata-rata cewek itu menyukai sadel motor. Upppssss.... sorry ladies.
     Sesampainya di kampus ternyata dosen belum masuk, atau mungkin memang tidak mau masuk, biasa dosen-dosen membantu mahasiswa mengirit BBM agar gak ada lagi DEMO. Sambil menunggu dosen, seperti biasa aku dan para Buaya Ungu sebutan untuk laki-laki kelas A Pendidikan Bahasa Indonesia, UNM.
Buaya ungu Versi On The Spot Numpang adalah rakus atau haus akan keingintahuan dan segala sesuatu yang berbau intelek yang ada di kampus ungu dan sekitarnya, bukan rakus cewek yang nama trendnya buaya darat, tapi tidak dipungkiri Buaya Ungu kadang-kadang merangkap menjadi Buaya Darat, “panggilan Alam tuhh..hahaha...” .Aku dan teman-teman lagi asyik memperbincangkan tentang rencana main futsal minggu ini. Tiba-tiba gadis yang kulihat tadi pagi lewat dengan latar pelangi dan kepulan awan. “Bidadari.....”, gumamku sambil ileran . Wajahnya jauh lebih cantik dan lebih anggun dari jarak dekat “Waow....”. Aku tertegun menatapnya dan ada rasa yang aneh dalam hatiku dan seakan darahku mengalir begitu cepat. Ternyata gadis yang membuatku lupa diri itu teman sekampusku. Akupun berusaha mencari tahu siapa dia sebenarnya, sang buaya ungu beraksi Tet teret teret.....
***
     Setelah melalui proses penyelidikan dan berdasarkan info dan bukti-bukti dari pihak-pihak yang terkait. Akhirnya aku mengetahui nama, kelas dan nomor HP tersangka yang telah membangunkan perasaan-perasaan aneh dalam hatiku Lebay dech.
Tetapi aku menahan diri untuk tidak menghubunginya dulu. Tunggu waktu yang tepat untuk memulai langkah awal, bertapa dulu. Harus memakai taktik jitu untuk menaklukkan hatinya. Sepulang ke kosan aku ganti baju dan segera makan karena dari tadi perutku berdemo meminta makan. Selesai makan, aku beristirahat sejenak dikamarku. Kamar yang tak begitu luas dan tak begitu sempit 2×3 meter jie Kodongk. Tempatku merenungi segala keluh-kesah dan kegalauanku.
    Malam harinya, segera kurapal mantra berisikan angka di Hpku 087841266077. Lewat sms kukirimkan pesan pendek kepadanya “Assalamu’ alaikum.. lagi ngapain plend???”, sambil murung hampir berjam-jam Hpku baru bunyi , wah balasan coey setan-setan dalam otakku langsung bereaksi. “Wa’alaikum salam,,maaf,,, Ini siapa yach???”, balasnya. “Aku Adhy, kamu Syam kan? Anak kelas C”, jawabku. dia balik balas “Ia, betul. Emangnya ini adhy siapa? Kok bisa tahu namaku dan dapat nomorku darimana? Aku balas lagi “aku Adhy anak kelas A, kamu mungkin gak kenal aku. Aku dapat nomormu dari teman kelasmu. Mmm,,, boleh tidak aku telpon kamu?” dia kembali balas “enak aja!!!”, otomatis kecewa tuh coey... langsung kena 5L lemas, layu, lunglai, lesu, dan Lapar (lapar gak nyambung, tapi biarlah supaya cukup 5 aja, namanya juga sakit hati), ya udahlah ditelpon aja, itung-itung uji keberuntungan, kalau diangkat berarti aku beruntung, kalau tidak diangkat (semoga diangkat sihhh) berarti Anda belum beruntung”. Akupun menelponnya dalam harap-harap cemas dan keringat dingin, gak diangkat Coey, tapi sebagai pejuang cinta aku sang buaya ungu pantang menyerah, sampai pada percobaan ke 22 Neh... aku menebak kalau nih cewek pasti marah atau kalau tidak pasti kasihan deh, akhirnya telponku diangkat, aku minta maaf lalu berbincang banyak dengannya, awalnya sih dia acuh tak acuh, tapi bukan Buaya Ungu namanya kalau tidak mampu menarik hati seorang wanita. Aku mulai menanyakan semua tentang dirinya, mulai dari keluarga dan yang lainnya begitupun sebaliknya, bertukar nama FB (facebook) dan Twitter, aku menyuruhnya untuk menambahkanku dalam daftar pertemanannya. “Dhy-Dhy Sang Buaya Ungu (Sang Casanova) dan Adhy Prasetya” Itulah nama FB dan twitterku. Dan terjadi perbincangan menarik  antara kami hingga jam telah menunjukkan pukul 12:00 malam. Saatnya untuk tidur. Sebelum tutup telpon aku menyuruhnya untuk membangunkanku shalat shubuh. Maklum aku selalu bangun kesiangan.
***
     “Grrttt...grrttt...grtttt...” ponselku bergetar, aku pun terbangun dan segera meraih ponselku. Aku membuka pesan yang masuk ternyata dari si dia ”Syam, calon pacarku”  Ngarepppp...!!!! tapi moga-moga  kesampaian. Aminnn!!!!. Aku membaca pesannya “Bangun plend....!!!! kemudian pergi shalat”. Entah kenapa aku begitu bersemangat mengambil air wudhu dan segera shalat, seakan ada semangat 45 dari SMS sang bidadari dari surga ini. Padahal sebelumnya aku malas banget untuk shalat shubuh. Mungkin karena yang menyuruhku adalah gadis yang kucintai. Gadis yang telah menyita seluruh pikiranku, berkah Tuhan kali yah. Setelah shalat kubalas smsnya” Ia nich plend....Aku barusan udah shalat kok. Thanks yach,,,Udah bangunin aku ” dia balik balas “Ia,,,Sama-sama plend ”. Aku kembali sms dia “aku mandi dulu plend,,,kamu mandi juga ya, kemudian kita bareng ke kampus”.“Ia plend ”, balasnya.. Kemudian aku segera mandi.
    Ponselku kembali bergetar, kemudian kubuka pesan yang masuk, terlintas dipikiranku ini pasti dari dia. Ternyata benar dari dia “gimana plend? Udah siap?” bunyi smsnya. “Ia,,,Kamu dimana plend? Aku udah ada di depan kos”, balasku. Dia balik balas “Ia,,,Nie aku udah mau keluar, tunggu aku ya plend”. “Ia...” balasku cepat.
Setelah keluar dari kosannya kami berangkat bersama ke kampus. Entah kenapa aku begitu senang jalan bareng sama dia. Apa mungkin aku udah benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal baru beberapa hari yang lalu aku mengenalnya. Gawatttt dia telah menjadi ratu dalam hati dan pikiranku. Serasa melihat bidadari sebelum surga.... dia telah meruntuhkan jiwa keplayboyanku. Benar kata sang filosof cinta Kahlil Gibran. “Jangan dikira bahwa cinta akan terbit dari keakraban dan kedekatan yang kukuh, melainkan cinta akan terbit jika ada benih keselarasan jiwa.” Seperti itulah yang kurasakan sekarang. Aku merasakan ada keselarasan jiwa antara aku dan dia. “Asyieek...Asyiek....Asyiek...”..  “kontak batin atau chemistry”, kata Nenekku.
***
     Esok harinya, aku ke warnet dekat kosanku tuk ngecek FB dan Twitterku maklum belum punya laptop, jadinya online di warnet dech,. Sampai di warnet aku langsung buka FB dan Twitterku. “Asyiek...Dia add FB dan follow Twitterku”,Gumamku senang. Aku pun konfirmasi permintaan pertemanannya di FB dan follow back di twitter. Aku saling chat dan koment-koment status dengan dia. Terasa asyik banget main FB-an dan twitteran hari ini, sampai-sampai gak sadar waktu. Aku berjam-jam baku koment-koment status dan chat dengannya. Padahal sebelum-sebelumnya, aku onlinenya paling lama 1 jam. Tapi kali ini aku gak bosan-bosan. Aku selesai online saat kusadari kalo uangku gak cukup jika kuterusin Bisa malu jadinya, mau bayar tapi uang gak cukup.
Sepulang dari warnet, aku telpon-telponan sama dia. Membahas tentang tugas, mata kuliah yang disenangi dan dosen-dosen di kampus ungu. Bicarakan tentang dosen yang killer, tolo-tolo, Dan dosen favorit aku dan dia. Dari hal yang penting dan hal-hal yang tidak penting bahkan tidak masuk akal kami bicarakan. Tapi semuanya terasa menarik tuk diperbincangkan jika sama dia. Dia betul-betul penuh pesona bagiku. Terasa ada yang kosong jika aku tidak baku kontak dengannya, smsan dan telpon-telponan tentunya. Aku merasa dia adalah bagian dari diriku. Karena aku merasa hampa jika tak ada kabar darinya. Aku berharap kalo dialah tulang rusukku yang dicabut tuhan ketika dia diciptakan. Agar dia senantiasa akan setia menemani hari-hariku dalam keadaan susah maupun senang suatu saat nanti.
***
     Semakin hari, aku semakin akrab dengannya, ke kampus bareng dia, pulang kampus pun bareng dia, segala aktivitas kuliah selalu bareng dia. Dan itu menjadi alasan aku rajin dan bersemangat pergi kuliah, capeknya jalan kaki gak terasa coey kalau bareng pujaan hati. Karena dia telah jadi motivasi hidupku, semuanya terasa indah jika bersama dia. Tapi masih ada yang kurang, kami hanya sebatas teman. Padahal aku mau jadikan dia kekasihku, membantu orangtuanya untuk menjaga dan melindunginya dengan penuh cinta kasih ”Asyiek...”. Tapi masalahnya aku tidak punya cukup keberanian untuk mengutarakan peraasanku padanya. Aku takut jika kukatakan perasanku yang sebenarnya membuat persahabatan kami rusak. Aku tidak mau hal itu terjadi. Dan juga aku takut cintaku bertepuk sebelah tangan. Tapi disisi lain aku begitu tersiksa dengan perasaan ini. Aku tidak mampu menanggungnya sendiri.
Setiap saat aku merenungi perasanku dan belajar  pasrah kepada kenyataan . Perasaan cintaku makin menjadi-jadi. Tapi aku tetap berusaha untuk selalu menyembunyikan perasaanku. Meskipun itu membuatku agak gila. Karena aku benar-benar telah mabuk kepayang pada dirinya.
    Setelah lama bertapa dalam lamunan dan setengah mati menahan muntahan kata-kata cinta untuknya, berat bangett Coey, hal itu sungguh menyiksa batinku. Maka dari itu, aku mulai mencoba untuk mengutarakan perasaanku yang sebenarnya pada dirinya. Aku tidak peduli apapun yang akan terjadi. Yang jelasnya aku harus berani mengambil langkah ini, jangan sampai ditolak juga sihh (Nangis tuch). Agar tidak ada lagi yang mengganjal dalam hatiku. Akupun merencanakan caraku untuk mengutarakan isi hatiku padanya.
    Malam ini 15, Oktober 2011, aku menyuruhnya keluar di depan kosannya untuk menemuiku.
“Kenapa Dhy? Apa yang mau kau bicarakan? padahal kan bisa lewat sms atau telpon?”. Katanya padaku dengan muka agak heran.
“Gak,,,aku mau ketemu aja sama kamu, Gak boleh yach”. Kataku dengan mulut agak cemberut.
“Ihh...kok kamu bilang gitu Dhy???, Ya bolehlah kalo kamu mau ketemu sama aku. Kita kan BF (Best Friend/ Belum Facaran)” katanya sambil tersenyum manis, senyum yang telah meluluh lantakkan hatiku dan yang selalu kurindukan ketika dia tak ada dijangkaun pandangku.
“Siapa tahu aja pacar kamu marah”,Kataku. Padahal aku tahu kalo dia sebenarnya belum punya pacar.
“Mmm,,,bilang apa sich kamu Adhy Pesek...”, katanya sambil menarik hidungku.
“Apaan sich kamu Syam,,,Sakit tahu...” kataku agak ngambek.
“ Ia...Maaf dech Dhy” katanya dengan manja yang bikin hatiku cenat-cenut.
“Tapi betulkan kamu udah punya pacar?”, tanyaku dengan muka cemberut.
“Adhy,,,Sahabatku yang baik hati dan tidak sombong. Kamu kan tahu sendiri kalo aku belum punya pacar”. Jawabnya lembut.
“Tapi kalo aku mau jadi pacar kamu. Boleh kan Syam?”. Kataku serius.
 “Dhy,,,Jangan bercanda dech...gak lucu tau...ini menyangkut perasaan, aku nggak suka”. Katanya dengan muka agak jengkel.
“Aku serius Syam....aku nggak main-main. Jujur saat pertama melihatmu, aku emang udah jatuh hati padamu. Dan seiring kebersamaan kita, rasa cintaku makin besar adanya, dan itu membuatku begitu tersiksa. Aku berusaha untuk memendamnya. Namun makin hari, perasaan ini makin menjadi-jadi sehingga aku gak sanggup menanggungnya sendiri. Dan hari ini aku memberanikan diri mengutarakan isi hatiku padamu. Syam,,,kamu mau kan jadi pacarku? Aku sungguh sangat mencintaimu. Kamu mau kan...? kataku sambil memegang tangannya dan menatap matanya dengan begitu dalam.
“Dhy,,,kamu serius kan? Jangan bikin aku kegeer-an...” katanya dengan nada gak percaya.
“Demi Allah, demi agamaku dan demi orangtuaku, aku cinta kamu, aku sayang kamu, aku tulus sama kamu. Kamu mau kan jadi pacarku? Kataku berusaha meyakinkannya.
“Ia aku mau Dhy, aku juga udah lama sayang sama kamu. Tapi kamu harus janji kalo kamu tidak akan menyakitiku”. Pintanya penuh harap.
“Ia...aku janji. Aku tidak akan pernah menyaikitimu, dan akan selalu menyayangimu serta senantiasa menjaga kesucian cinta kita”, Janjiku dengan nada serius.
“Aku pegang janji kamu Dhy, kalo sampai kamu ingkari janjimu itu. Aku akan benci banget sama kamu, aku gak akan maafin kamu”, ancamnya dengan nada yang amat manja.
“Ia sayang,,,aku janji akan tepati janjiku. Kamu percaya aja sama aku. Aku akan selalu jagain kamu dan selalu ada disaat kamu butuhkanku” kataku dengan nada tegas kemudian cium pipinya.
“Ihh...Sayang,,, malu tahu diliatin orang”, katanya sambil cubit perutku.
“Aoww,,,Sakit sayang...”, kataku manja.
“Makanya,,,jangan kaya tadi” katanya dengan muka cemberut.
“Ia dech,,,Maaf,,,jangan cemberut donk sayang. Kamu jelek kalo cemberut kaya gitu. Lagian gak ada orang kok yang liat.”, kataku dengan nada manja.
“Biarin...aku memang jelek kok”, katanya agak ngambek.
“Sayang,,,Jangan marah donk. Masa baru jadian langsung marahan. Gak asyik tahu. Mestinya kita romantis-romantisan yank”, rayuku manja.
“Tapi Jangan kaya gitu lagi, malu kalo ada orang liat”, katanya dengan amat manja yang bikin aku makin sayang dengannya.
“Ia sayang”, kataku sambil cubit pipinya.
Kemudian aku memakaikannya cincin di jari manisnya. Sebagai tanda ikatan cinta dalam lingkaran kasih sayang antara aku dan dia. Dan sebagai pertanda keabadian hubungan cinta kami.
     Malam ini, tanggal 15 oktober 2011. Aku dan dia resmi menjalin sebuah hubungan kasih sayang yakni pacaran. Dan itu membuatku merasa cowok yang paling beruntung di dunia karena telah mendapatkan cinta dari gadis yang telah lama kuimpikan. Gadis yang telah mengenalkanku akan arti cinta yang sesungguhnya. Gadis yang padanya kutemukan keindahan tuhan. Maka aku datang padanya atas nama cinta.
***
            Sejak saat itu, Cintaku benar-benar telah bangun karena hidupku penuh dengan warna. Begitu sempurna dengan cintanya karena dia telah menerimaku apa adanya, menerima segala kekuranganku. Dan dari hari ke hari hubungan kami makin indah dan harmonis meski terkadang diselingi pertengkaran. Tapi itulah seni dari cinta kami. Dan tidak menyurutkan cinta kami. Bahkan cinta kami makin besar adanya. Sehingga membuat dunia iri karena kami pasangan yang begitu serasi. Dan moga-moga hubunganku dengannya langgeng dan bertahan untuk selamanya. Sampai jenjang pernikahan dan sampai maut memisahkan kami. Amin....!!!!!!!!!
DIHIMBAU KEPADA PARA PEMBACA UNTUK BILANG AMIIINNN!!!!!
#SELESAI#











                                                                                                            Makassar, 10 April 2012
                                                                                                            Adhy sang Buaya Ungu

Jumat, 22 Juni 2012

Segala tentang Allah

SEPTIAWAN BUDI ARIFIN
BERCERMIN DIRI


Tatkala kudatangi sebuah cermin
Tampak sesosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat
Namun aneh, sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat

Tatkala kutatap wajah, hatiku bertanya, Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya dan bersinar indah di surga sana?
Ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka jahanam?

Tatkala kutatap mata , nanar hatiku bertanya,
Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan ...
Menatap Allah, menatap Rasulullah, menatap kekasih-kekasih Allah kelak?
Ataukah mata ini yang terbeliak, melotot, menganga , terburai menatap neraka jahanam ...
Akankah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan?
Wahai mata, apa gerangan yang kau tatap selama ini?
Tatkala kutatap mulut, apakah mulut ini yang kelak akan  mendesah  penuh  kerinduan ... mengucap laa ilaaha ilallah saat malaikat maut datang menjemput?
Ataukah menjadi mulut menganga dengan lidah menjulur, dengan lengking jeritan pilu yang akan mencopot sendi-sendi setiap pendengar.
Ataukah mulut ini menjadi pemakan buah zaqun jahanam ... yang getir penghangus, penghancur setiap usus.
Apakah gerangan yang engkau ucapkan wahai mulut yang malang?
Berapa banyak dusta yang engkau ucapkan?
Berapa banyak hati-hati yang remuk dengan pisau kata-katamu yang meringis tajam?
Berapa banyak kata-kata manis semanis madu yang palsu yang engkau ucapkan untuk menipu?
Betapa jarang engkau jujur.
Betapa langkanya engkau syahdu memohon agar Tuhan mengampunimu.

Tatkala kutatap tubuhku.
Apakah tubuh ini kelak yang akan penuh cahaya ...
Bersinar, bersukacita, bercengkrama di surga?
Atau tubuh yang akan tercabik-cabik hancur, mendidih di dalam lahar membara jahanam, terpasung tanpa ampun, derita yang tak pernah berakhir.
Wahai tubuh, berapa banyak maksiat yang engkau lakukan?
Berapa banyak orang-orang yang engkau zalimi dengan tubuhmu?
Berapa banyak hamba-hamba Allah yang lemah yang engkau tindas dengan kekuatanmu?
Berapa banyak perindu pertolongan yang engkau acuhkan tanpa peduli padahal engkau mampu?
Berapa banyak hak-hak yang engkau rampas?

Ketika kutatap hai tubuh
Seperti apa gerangan isi hatimu
Apakah isi hatimu sebagus kata-katamu?
Atau sekotor daki-daki yang melekat di tubuhmu?
Apakah hatimu segagah ototmu?
Atau selemah daun-daun yang mudah rontok?
Apakah hatimu seindah penampilanmu?
Atau sebusuk kotoran-kotoranmu?
Betapa beda ... betapa beda ... apa yang tampak di cermin dengan apa yang tersembunyi ...
Betapa beda apa yang tampak di cermin dengan apa yang tersembunyi.
Aku telah tertipu, aku tertipu oleh topeng
Betapa yang kulihat selama ini hanyalah topeng, hanyalah topeng belaka
Betapa pujian yang terhambur hanyalah memuji topeng
Betapa yang indah ternyata hanyalah topeng ...
Sedangkan aku ... hanyalah seonggok sampah busuk yang terbungkus
Aku tertipu, aku malu ya Allah
Allah ... selamatkan aku ...
Amin ya Rabbal `alamin.






 MEMULAI DARI 3M

  1. Mulailah dari diri sendiri. Bagaimanapun juga kita tidak bisa mengubah orang lain tanpa diawali dengan mengubah diri sendiri. Jangan menyuruh orang sebelum menyuruh diri sendiri dan jangan melarang orang sebelum melarang diri.  Jikalau kita awali dari diri sendiri, setiap perkataan insya Allah akan menjadi kekuatan yang menggugah dan merubah.
  2. Mulailah dari hal yang kecil. Sesuatu yang besar adalah rangkaian dari yang kecil. Dengan kata lain, kalau kita belum bisa berbuat sesuatu yang besar, lakukan hal-hal yang kecil. Kalau kita terbiasa melakukan hal kecil dengan baik, niscaya Allah akan memberikan kesempatan untuk melakuka hal yang besar dengan cara yang terbaik.
  3. Mulailah dari saat ini. Kita tidak tahu apakah kita masih memiliki waktu atau tidak, Allah-lah Yang Mahatahu ajal kita. Oleh karena itu, manfaatkan setiap kesempatan agar efektif menjadi kebaikan.

KIAT MENGGAPAI SUKSES ( 7 B )

  1. BERIBADAH DENGAN BENAR DAN ISTIQAMAH. Diawali dengan memahami agama dengan benar lalu mengamalkannya dengan konsisten sebagai pengokoh keimanan.  Karena tanpa keimanan yang kuat, bagai bangunan tanpa pondasi akan mudah oleng dan roboh.
  2. BERAKHLAK BAIK. Ketahuilah nilai keislaman dan keimanan kita cirinya adalah kemulian akhlak, yaitu menyikapi kejadian apapun dengan sikap terbaik yang diridhai Allah Swt.
  3. BELAJAR DAN BERLATIH TIADA HENTI. Segala sesuatu senantiasa berubah, bagaimana mungkin kita bisa menyikapinya dengan baik apabila ilmu, pengalaman, dan wawasan tak bertambah. Kuncinya belajar dan berlatih tiada henti.
  4. BEKERJA KERAS DENGAN CERDAS. Allah telah menyediakan segala yang terbaik untuk kebahagian dan kemuliaan kita. Kita hanya tinggal menjemputnya, namun harus dengan kerja keras yang cerdas dan ikhlas.
  5. BERSAHAJA DALAM HIDUP. Hidup bersahaja akan meringankan beban hidup, bebas penyakit riya, tak didengki, dan aman. Di samping itu juga akan disukai, dihormati, ringan hisabnya, disukai Allah, serta makin leluasa dalam menafkahkannya.
  6. BANTU SESAMA. Mulailah dari sanak saudara, tetangga terdekat, lalu lingkungan kita. Ingatlah sebaik-baik manusia adalah manusia yang membawa manfaat sebesar-besarnya bagi sesama, itulah kemuliaan yang dijanjikan Nabi kita.
  7. BERSIHKAN HATI SELALU. Ingatlah, tak ada artinya segala kesuksesan yang dicapai apabila menjadi ujub, riya, dan takabur. Oleh karena itu, selalu jaga kebersihan hati karena Allah hanya menyukai orang yang berhati bersih.

Sukses Adalah Ketika Kita Bisa Berjumpa Dengan Allah Di Akhirat Nanti.


Pertanyaan tentang tuhan

  ( ilham mohammed) FBS UNM

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya "untuk mencari seorang guru agama, kiai atau siapapun" yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda : Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Kyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pemuda : Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya

Pemuda : Saya punya 3 buah pertanyaan
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2. Apakah yang dinamakan takdir
3. Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syetan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.

Pemuda (sambil menahan sakit) : Kenapa anda marah kepada saya?
Kyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.

Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit
Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

Pemuda : Ya
Kyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu !
Pemuda : Saya tidak bisa
Kyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.

Kyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak
Kyai : Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
Pemuda : Tidak
Kyai : Itulah yang dinamakan Takdir

Kyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda : kulit
Kyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda : kulit
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : sakit
Kyai : Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api,  jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan.

Minggu, 17 Juni 2012

Sajak spontanitas pribadi



catatan malam senin :

" akankah sebuah pengharapan akan hadir di setiap cita dari sang penghadir harapan itu....
munafik aku malam ini bila perasaanku tak hadir untukmu....
karena memang aku dan takdir telah bersama untuk di kemudian harimengikatmu dengan sebuah irisan dari fakta yang terlampiaskan dariku untukmu....
untukmu yang selalu membuatku menunggu namun salahku, aku tak pernah terbebani dengan itu....
makasih, sebuah sajak spontanitas pribadi untukmu, karena memang kau telah hadir untuk menjadi pelengkap untukku...."

"sesingkat-singkatnya aku, akan panjang dengan dirimu yang bersamaku"